67 comments
Ada apa dengan usia perak dan kota Kendari?

Kebetulan 17 Juli 2016 lalu, usiaku genap 25 tahun, ya usia yang dilambangkan sebagai usia perak. Konon, jika menelusuri sejarahnya, perak merupakan hadiah yang diberikan kepada pasangan untuk usia pernikahan yang memasuki umur 25 tahun. Ya, anggap saja usiaku usia perak yah :p

Sebetulnya, aku bukanlah seorang yang mengistimewakan hari ulang tahun. Namun, diusia yang kedua puluh lima aku merasakan hal yang berbeda. Memasuki dunia "yang lebih dewasa," dunia yang seharusnya lebih matang, dan dunia dengan segala kepelikannya :p,  


Dan, tanpa direncanakan, tepat di hari ulang tahunku aku berangkat ke Kendari! Sebuah hadiah dari semesta, mengantarkan ku pada cerita perjalanan yang baru.

Selamat pagi Semesta! Temani aku ke Kota Kendari

Selamat datang di Kota Kendari!
17 Juli beberapa jam lagi berlalu, masih tersisa waktu untuk memanjatkan harap dan doa
Perjalanan kali ini memang terasa berbeda, aku berangkat bersama dengan rekan-rekan kerja untuk menghadiri acara pernikahan salah seorang rekan di tempat ku bekerja. Lain rasanya dibandingkan berjalan dengan teman-teman traveler atau pun teman-teman dari komunitas yang pasti akan langsung jelalatan, menjelajah kota Kendari ini :p, Waktu, teman dan perjalanan yang terbatas doesn't mean we can't have fun! Let's having fun then :)


Selamat sore dari langit kendari, yang setia menitikan air hujan
Perjalanan kali ini juga terasa berbeda karena ada dede Uma, yang super menggemaskan dan super nurut! Anak dari teman kuliah ku yang menikah dengan rekan kerja ku :p
Kendari merupakan kota yang dikelilingi oleh teluk dan laut. Salah satu objek wisata yang paling menarik perhatian dan katanya paling indah di sini adalah pulai bokori. Sayangnya karena hari hujan, dan sempitnya waktu luang kami, kami tak bisa ke pulai bokori, dan kami memutuskan untuk menyambangi Pantai Toronipa.

Pantai Toronipa
Tempat istirahat para wisatawan

Nah, perjalanan kali ini aku lebih banyak berburu dan mencicip kuliner, terutama kuliner-kuliner tradisional yang khas dari kota Kendari dan Makassar.

Sinonggi; campuran, sagu, ikan dan sayur bening.
Ikan bumbu woku, rasanya asam pedas
Nasi lemak, semacam nasi uduk
Nasi gurih; nasi ditambah bumbu jahe dan santan
Pallubasa
Ikan bumbu palumara
Selamat melanjutkan perjalanan kembali! Keep moving :)


10 comments

 It's Saturday! Time to hang out! Luckily I have food testing invitation in Waroeng Solo, a local restaurant in Kemang, South Jakarta.

Awalnya, ku pikir restauran ini hanya akan menyajikan kuliner jawa khususnya kuliner Solo saja, tapi ternyata tidak! Waroeng Solo serves more than Javanese culinary, surprisingly Waroeng Solo also serves Javanese atmosphere! 

Selamat datang di Waroeng Solo! Suasananya sudah njawani banget :)
Sudah waktunya makan siang nih, aku dan teman-teman sudah merasakan lapar dan ingin segera mencicip kuliner favorit di Waroeng Solo ini, Mulai mencicip hidangan pembuka dulu yuk :D

Sosis Solo

Tahu Kipas
Sosis solo isinya cincangan daging, sedangkan tahu kipas berisi putih telur, udang dan sayur. Sosis solo dan tahu kipas ini memiliki pasangan sambalnya masing-masing. Jika sosis solo bersambal cabai ulek biasa, lain dengan tahu kipas. Sambal tahu kipas, lebih kental dan lebih masam. Di antara dua hidangan pembuka ini, aku lebih suka tahu kipas, kamu harus cobain deh, enak!

Sambal Tahu Kipas

Hidangan pembuka sudah selesai di santap, yuk lanjut icip-icip menu utamanya!
Nasi Gudeg Ayam Suwir
Nasi Liwet Ayam Suwir
Nasi gudeg dan nasi liwet ayam suwir ini makanan khas yang menjadi favorit pengunjung. Sebenarnya aku tidak suka lauk makanan manis, ketika disuguhi nasi gudeg, aku sudah merasa kurang sreg, karena kurasa rasanya pasti manis. Tapi ternyata tidak, rasa gudeg nya tidak terlalu manis, dan masih sesuai dengan selera lidahku :p

Sirloin Steak

Chicken Wings

Chicken Steak

Nah, kalau kamu datang bersama orang yang kurang suka dengan menu tradisionalnya, kamu juga bisa memesan menu Sirloin steak, chicken wings atau pun chicken steak. Di antara tiga menu itu, aku paling suka sirloin steak! Kematangan dan keempukannya pas!

Nah, hidangan penutup dan minuman khasnya ada apa ya?

Serabi Solo
Es Kopyor Durian

Es Timun Selasih
Wedang Sereh
Di antara ketiga minuman itu, aku paling suka es kopyor durian, isinya tape, durian dan kelapa muda. Rasa duriannya manis dan terasa sekali. Buat pecinta durian wajib pesan ini deh! Nah, es timun selasih ini selain berisi timun ada juga jeruk nipis, jadi rasanya lebih segar. Nah yang terakhir, wedang sereh, hampir mirip dengan wedang jahe. Hanya saja wedang ini ditambah dengan batang sereh (serai) ketika dimasak dan disajikan.

Waroeng Solo (Joglo@Kemang)
Jalan Madrasah No. 14
Kemang, DKI Jakarta




6 comments
Kota Metropolitan dikenal dengan segala hiruk-pikuk dan keterburu-burannya. Paling tidak itu yang kurasakan. Adakah tempat yang menenangkan dan bisa mengobati rasa rinduku pada kampung halaman?

Ternyata ada!

Dan aku menemukannya, di Warung Solo, daerah Joglo-Kemang, Jakarta Selatan, tempat ini menyuguhkan suasana pedesaan dan kental dengan budaya Jawa. 

Selamat pagi! Sapa seorang gadis Jawa dari balik bilik rumah klasik Jawa

Bahagianya kami berada di tengah-tengah Kampung yang menenangkan!
*padahal ini ada di tengah kota :p*


Mas hayuk muter-muter ngangge becak niki lho :p
(Mas, ayo jalan muter-muter menggunakan becak ini)
Salah satu view favorit di sini! Serasa berada di Kota Tua :)
Di Warung Solo, kita akan melihat seorang ibu mbatik secara langsung lho!
Suka menari? Ayo coba belajar nari Solo Klasik bareng Komunitas Purwakanthi :D

Selain dibahagiakan dengan pemandangan desa dan budaya Jawa yang menenangkan, Warung Solo juga menyuguhkan ragam kuliner jawa khususnya Solo yang patut dicoba loh! Dan yang pasti, suasana restorannya tak kalah ciamik dengan pemandangan-pemandangan tadi! 

60 comments
Indosat Ooredoo? Yap siapa yang tak tahu Indosat? Sebuah layanan broadbrand yang melayani kubutuhan komunikasi kita ini.

Mungkin, masih banyak yang asing dengan kata Ooredoo ya? Indosat Ooredoo merupakan wajah baru dari Indosat yang telah dibeli oleh seorang pengusaha asal Qatar dari Pemerintah Republik Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Perempuan RI.

Sudah tahu belum, ternyata Ooredoo berasal dari Bahasa Qatar yang artinya "aku ingin!"

Apa yang terlintas di pikiranmu jika mendengar kata kantor? Membosankan? Monoton? Kaku? Tidak nyaman? Nah, bagaimana ya dengan Kantor Indosat Ooredoo sekarang ini? Yuk kita intip tampilan baru kantor Indosat Ooredoo!

Phonebooth UK memghiasi Ruang kerja Tim HRD nih!
Ada yang Suka bola? Sila duduk bersantai di sini :)
Ini yang paling menarik! Berasa sedang terbang di dalam pesawat yah 😊
Ruang Kerja Tim Sosmed! Lucu yah 😂

Let's capture your moment, and display it on Wall of Fame 📷
Di Smart Office kita bisa piih tempat duduk kita sendiri sesuka hati loh!


Merasa bosan di tengah-tengah waku kerja? Main games dulu yuk 😄

Nah itulah sedikit tampilan wajah baru kantor Indosat Ooredoo, yang kini disebut smart office Indosat Ooredoo. Menarik dan menyenangkan ya! 

Selain kantor-kantor tersebut, kini Indosat Ooredoo juga memiliki DigiPlanet, sebuah ruang serbaguna yang tak kalah menarik dengan smart office-nya dan bisa digunakan oleh Komunitas / organisasi untuk menyelenggarakan acara.